Blog Default

Our Latest News

Enthusiastically drive revolutionary opportunities before emerging leadership. Distinctively transform tactical methods of empowerment via resource sucking core.

Lifestyle blog

FatherHood Film Parenting Untuk Mengisi Weekend Bersama Keluarga

"Fatherhood" adalah sebuah perjalanan penuh inspirasi dan emosi yang mengisahkan kisah seorang ayah yang berjuang untuk menghadapi peran ayah tunggal setelah kehilangan istrinya yang tercinta. Film ini memaparkan cerita tentang cinta sejati, kegigihan, dan pengorbanan seorang ayah untuk anaknya yang baru lahir, dan menghadirkan momen-momen lucu dan mengharukan yang menyentuh hati penonton.

Cerita dimulai ketika Matt (diperankan oleh Kevin Hart), seorang pria yang ceria dan penuh semangat, menikmati kebahagiaan dalam keluarga kecilnya bersama istrinya, Liz (diperankan oleh Deborah Ayorinde), yang sedang mengandung. Namun, kebahagiaan itu tiba-tiba berubah menjadi kesedihan mendalam ketika Liz meninggal dunia secara tak terduga beberapa hari setelah melahirkan putri mereka, Maddy.

Sebagai seorang pria yang baru menjadi ayah, Matt dihadapkan pada tantangan yang jauh melebihi ekspektasinya. Ia merasa kesepian dan kehilangan arah hidupnya. Di tengah berduka, Matt harus segera mempelajari bagaimana mengganti popok, memberi makan, dan merawat Maddy, yang baru saja lahir. Semua ini sambil mencoba mencari cara untuk melanjutkan hidup tanpa kehadiran sang istri.

Tantangan dan keraguan tidak hanya datang dari dirinya sendiri, tetapi juga dari orang-orang di sekitarnya. Beberapa teman dan keluarga berpendapat bahwa Matt sebaiknya menitipkan Maddy di panti asuhan, karena dianggap sebagai pilihan yang lebih mudah. Namun, Matt memutuskan untuk menolak saran tersebut dan memilih untuk menjadi ayah tunggal yang penuh kasih bagi Maddy.

Dengan tekad yang bulat, Matt mulai memperjuangkan peran barunya sebagai ayah. Ia memperkuat ikatan dengan Maddy dan memahami bahwa menjadi seorang ayah adalah tentang memberikan cinta, ketelatenan, dan perhatian. Dalam prosesnya, Matt juga menyadari bahwa ia tidak sendirian; dia memiliki dukungan dari sahabatnya, seorang teman wanita yang bijaksana dan sabar (diperankan oleh Alfre Woodard), yang selalu siap membantu dan memberikan nasehat.

Film "Fatherhood" menggambarkan perjalanan Matt dalam menghadapi kesulitan dan tantangan, serta momen-momen menyentuh ketika dia belajar menjadi ayah yang bertanggung jawab. Dari kekacauan menjadi keteraturan, dari kebingungan menjadi kepercayaan diri, Matt tumbuh dan berkembang sebagai seorang ayah yang penuh kasih dan tangguh.

Melalui cerita yang disampaikan dengan sentuhan empati dan humor, "Fatherhood" menyampaikan pesan penting tentang kekuatan cinta seorang ayah untuk anaknya dan pentingnya peran orang tua dalam membentuk masa depan anak-anak. Film ini mengajak penonton untuk merenung tentang nilai keluarga, pengorbanan, dan arti sejati dari menjadi seorang ayah.

Dapatkan pengalaman mengharukan, tawa, dan inspirasi dalam "Fatherhood." Saksikan bagaimana seorang ayah menghadapi peran barunya dengan semangat, cinta, dan pengharapan, membuktikan bahwa cinta seorang ayah tidak ada bandingannya.
Read more
Lifestyle blog

Boonda Childcare Fest 2023

Boonda Childcare Fest 2023 tidak hanya Menyuguhkan Lomba untuk anak-anak, tetapi juga menyajikan beragam acara menarik yang dirancang untuk memperkaya anak-anak dan keluarga. Acara ini menawarkan kesempatan bagi anak-anak dan orangtua untuk berinteraksi, belajar, dan bersenang-senang bersama.

Salah satu acara dari Boonda Childcare Fest 2023 adalah seminar dan bedah buku dengan Judul "Ada Apa Dengan Emosi Balita" yang informatif serta mendalam oleh Fransisca Kumalasari, M.Psi, beliau memberikan wawasan berharga tentang strategi pengasuhan yang efektif, pengelolaan emosi anak, membentuk hubungan yang positif dengan anak, serta cara mengatasi tantangan sehari-hari dalam mendidik anak. Seminar dan bedah buku ini menjadi sumber inspirasi bagi para orangtua dan pengasuh dalam menghadapi perjalanan mendidik anak-anak dengan bijaksana dan penuh kasih sayang.


Ada Juga pada Event Boonda Childcare Fest 2023 paparan materi dari Eric Stenly S.Ilkom, M.Sc tentang Pembelajaran dan Seminar dengan judul "Coding Gaming For Children" yang bertujuan untuk memperkenalkan konsep-konsep dasar pemrograman kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan. Seminar ini menggabungkan pendekatan bermain dan belajar sehingga anak-anak dapat dengan mudah memahami konsep-konsep teknologi dan mendorong kreativitas mereka dalam dunia digital. Event Boonda Childcare Fest 2023 juga mengundang beberapa pemiliki usaha Childcare untuk meramaikan event ini, dari menampilkan daycare, mainan anak, Baby Shop, Spa Baby dan lain-lain, di mana berbagai penyedia layanan memamerkan produk dan layanan berkualitas untuk anak-anak dan keluarga.

Dalam Acara BCF2023 ( Boonda Childcare Fest 2023 ) untuk mendorong kreativitas dan ekspresi diri anak-anak, Boonda Childcare Fest 2023 menyelenggarakan berbagai lomba menarik. Lomba foto genik memungkinkan anak-anak untuk menunjukkan pesona mereka di depan kamera, sementara lomba mewarnai menggali bakat seni mereka. Fashion show juga memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk tampil dengan percaya diri, mengekspresikan kepribadian mereka melalui busana yang mereka kenakan.
BCF2023 juga menawarkan kepada anak-anak menikmati berbagai aktivitas kreatif, seperti kerajinan tangan,  dan permainan menyenangkan.

Boonda Childcare Fest 2023 menawarkan rangkaian acara yang menggairahkan bagi anak-anak dan keluarga. Dari seminar parenting yang mendalam hingga acara mengajarkan koding kepada anak, serta lomba dan permainan kreatif, acara ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperkaya pengetahuan, kreativitas, dan hubungan antara orangtua dan anak-anak. Boonda Childcare Fest 2023 adalah momen spesial yang merayakan kebahagiaan keluarga dan mendukung perkembangan positif anak-anak. nantikan Event Boonda ChildCare Fest Berikutnya.

Read more
Lifestyle blog

Ini 5 Rekomendasi Film Tentang Parenting yang Wajib Ditonton Orang Tua

Menonton film tidak hanya menghibur, tetapi memiliki banyak manfaat yang bisa didapat oleh penonton. Salah satunya film tentang parenting yang dinilai bermutu untuk orang tua mendidik anak. Hal itu dijelaskan oleh Content Creator yang sering berbagi pengalaman dan pengetahuan soal parenting di kanal media sosial dan blog miliknya. Dia mengatakan setiap hari, lebih dari seribu pembaca yang mengakses blognya. Menurut dia berkat dukungan internet cepat milik Telkom Indonesia, dirinya bisa tetap produktif berbagi soal parenting kepada masyarakat. "Termasuk berkumpul dengan keluarga menyaksikan bersama film seputar parenting dari Netflix di IndiHome TV,” kata Shafira.  Berikut rekomendasi film parenting dari Shafira, pegiat parenting, terutama untuk orang tua ataupun siapa saja yang ingin belajar pola pengasuhan sejak dini.

1. A Better Life
Tayang perdana tahun 2011 yang bercerita tentang imigran ayah dan anak. Sang ayah merupakan orang keturunan Meksiko yang tinggal di California bersama putranya yang remaja. Sang ayah sangat menyayangi anaknya dan tidak ingin putranya tersebut tumbuh menjadi gangster. Karena di lingkungan tersebut biasanya gangster merekrut paksa anak-anak imigran. Karena tujuan sang ayah memang tidak ingin, anaknya punya masa depan yang buruk dan menginginkan masa depan yang lebih baik dari dirinya. Namun, ada sebuah konflik di mana mobil sang ayah dicuri dan dilaporkan ke pihak berwajib. Karena seperti dikatakan sebelumnya, bahwa ayah dan putranya ini adalah imigran gelap yang tidak terdokumentasi. Untuk nonton film lebih seru pastikan punya wifi rumah yang jaringannya lancar agar kegiatan nonton tak ada kendala.

2. Daughter Of Mine
Film Daughter Of Mine bercerita tentang seorang gadis kecil berusia 10 tahun Vittoria yang hidup bersama ibunya Tina. Namun, selama ini ternyata Tina bukan merupakan ibu kandung melainkan hanya ibu asuh. Tiba-tiba suatu hari seorang perempuan yang tidak punya tampilan keibuan bernama Angelica, datang ingin menjemput Vittoria. Tina melakukan usaha untuk menjauhkan Vittoria dengan sang ibu kandung Angelica. Namun, di satu sisi malah terdapat kedekatan antara ibu dan anak yang semakin kuat. Kira-kira siapa yang akan dipilih sang anak ibu asuh atau ibu kandung?

3. Fatherhood
Fatherhood tayang di tahun 2021 sekalian memperingati hari ayah dunia. Film ini dibuat dari memoar berjudul To Kisses For Maddy : a Memoir Of Love And Love yang ditulis Matthew Logelin. Bercerita tentang seorang ayah yang menjadi orang tua tunggal, setelah istrinya meninggal ketika operasi untuk melahirkan sang anak. Ayah sekaligus orang tua tunggal ini, belajar bagaimana menjadi seorang ayah dan hal-hal mengajarkan banyak hal-hal dasar kepada sang putri.

4. Mother
Film ini tayang di tahun 2020 dan merupakan film Jepang yang menggambarkan parenting dengan hubungan tidak sehat antara ibu dan anak. Akiko yang merupakan ibu tunggal punya anak laki-laki bernama Shuhei, keduanya berasal dari keluarga baik-baik namun Akiko kerap bermasalah karena hobinya berjudi sehingga diusir dari rumah orang tuanya. Hidup yang luntang-lantung membuat Akiko tetap tidak sadar dan mempertahankan gaya hidupnya yang kurang baik. Tidak hanya hobi berjudi tapi ibu satu anak ini suka bergonta-ganti pasangan dan membuat anaknya terlantar. Shuhei tidak hanya terlantar tapi juga kurang kasih sayang. Makin hari Akiko melakukan hal-hal yang semakin di luar batas wajar untuk disaksikan sang anak.

5. The Life Ahead
The Life Ahead seorang wanita tua Yahudi bernama Madame Rosayanh merupakan korban selamat dari kejahatan genosida terhadap orang Yahudi di Perang Dunia II.

Suatu hari seorang dokter yang juga merupakan teman lama dari Madame Rosa menitipkan anak untuk dirawat. Anak tersebut adalah yatim dari Senegal yang bernama Mohammed atau Momo. Momo ini adalah keturunan muslim Senegal yang perlahan akan membantu Rosa yang sudah tua ketika alami penurunan ingatan.

Film itu bercerita tentang wanita Yahudi yang malah bersedia dengan ikhlas merawat anak dari keluarga muslim.
Read more
Lifestyle blog

Usia Ideal Memutuskan Menitipkan Anak Ke Daycare Bagi PapaBoonda

Sebenarnya tidak ada usia ideal untuk menitipkan anak di daycare. Beberapa pakar berpendapat usia ideal anak bisa dititipkan di daycare adalah saat anak berusia 6 bulan ke atas. Karena pada usia ini umumnya bayi sudah mulai merangkak dan dapat mulai disapih ASI, sehingga akan mengurangi sedikit kerepotan saat ia berjauhan dengan Boonda. Namun jika masa cuti melahirkan sudah habis dan Boonda harus kembali bekerja, bayi berusia 3 bulan sudah bisa dititipkan di daycare. Pastikan Boonda sudah memilih day care yang terbaik bagi Si Kecil.


Nah, ada beberapa hal penting yang harus Boonda perhatikan saat memilih day care untuk bayi berusia 3 bulan. Salah satu yang paling penting adalah day care pilihan Boonda harus mendukung program ASI eksklusif. Pihak day care sudah memiliki program yang tepat dalam manajemen ASI, jadi Si Kecil hanya akan menerima ASI Bunda tanpa susu formula atau makanan lain.


Jadi kapan usia ideal untuk menitipkan anak di day care? Sebaiknya kenali dulu kebutuhan anak di tiap rentang usia sebelum Boonda memutuskan.


Bayi usia 0-18 bulan
Di usia ini bayi terbiasa berhubungan dekat hanya dengan beberapa orang saja, seperti orangtua, nenek dan pengasuh, bila ada. Usia ini membutuhkan perhatian konstan agar setiap kebutuhannya dapat terpenuhi dengan baik. Sebaiknya pilih daycare dengan pengasuh yang menangani beberapa bayi saja. Bayi di rentang usia ini juga membutuhkan lingkungan pengasuhan yang aman dan bersih karena ia mulai ingin mengeksplorasi lingkungannya.


Anak usia 18 bulan-3 tahun
Semakin bertambah usia, anak akan semakin aktif sehingga batita akan membutuhkan pengasuh di day care yang memiliki tingkat kesabaran tinggi. Serta lingkungan yang aman sehingga ia tidak mudah terluka/cidera saat ia berlarian kesana kemari. Day care juga dapat membawa dampak positif pada anak di usia ini karena ia dapat belajar bersosialisasi dan melakukan banyak aktivitas.


Usia 3-5 tahun
Keuntungan dari menitipkan anak di daycare pada rentang usia ini adalah kemampuan berbicara dan bersosialisasinya akan makin meningkat. Boonda perlu memperhatikan bagaimana pengasuh menjalin komunikasi dengan anak-anak asuhnya karena usia ini anak sudah memiliki perhatian dan juga meniru cara bicara dan bersikap orang lain dengan cepat.
Read more
Lifestyle blog

5 Cara agar Papa Tetap Dekat dengan Anak Meski Sedang Sibuk

Sebagai sosok kepala keluarga, seorang papa memiliki tugas dan tanggung jawab untuk bekerja demi menafkahi kebutuhan keluarganya. Disibukkan dengan kewajiban tersebut, tak sedikit yang akhirnya jarang menghabiskan waktu bersama anak-anaknya.

Padahal tak hanya kedekatan anak dengan Mama saja yang diperlukan, kedekatan antara Papa dan anak pun sama pentingnya,  sebab dalam berbagai teori pun disebutkan, mengasuh anak itu harus dari kedua belah pihak antara PapaBoonda

Tak harus dalam jumlah waktu yang banyak, tetapi kualitas kebersamaan antara Papa dalam mengasuh dan bermain dengan anak juga menjadi hal yang penting bagi tumbuh kembangnya.

1. Perhatikan kualitas jika tidak bisa kuantitas
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa dekat dengan anak tak harus dalam waktu yang berkepanjangan kok, Pa. Tetapi perhatikan juga kuaitas yang terjalin ketika Papa tengah menghabiskan waktu bersama dengan si Kecil.Sehingga saat kesibukan Papa menyita waktu untuk keluarga, masih ada kualitas kebersamaan yang harus lebih diperhatikan. Cara yang bisa dilakukan misalnya membacakan dongeng atau menemani anak bermain. Cara seperti ini cukup sederhana, namun sangat bermanfaat bagi proses tumbuh kembang anak dan juga meningkatkan bonding antara Papa dengan si Kecil.

2. Cintai anak apa adanya
Selanjutnya adalah memberikan rasa cinta dan sayang apa adanya pada anak. Tidak hanya saat anak melakukan seseuatu yang baik, apapun kondisinya pastikan Papa selalu memberikan cinta kepadanya dengan sepenuh hati.Dalam kondisi seperti apapun, pastikan bahwa cinta Papa kepada si Kecil tidak berubah dan jangan sampai rasa stres yang menghampiri justru membuat anak menjadi pelampiasan ya, Pa.

3. Beri perhatian saat anak bangun dan akan tidur
PapaBoonda perlu mengetahui bahwa ucapan lembut yang positif akan memengaruhi suasana hati anak sepanjang hari, lho! Sehingga dengan cara membangunkan si Kecil sebelum Papa berangkat bekerja, maka ini bisa jadi suatu cara meningkatkan kedekatan antara Papa dan anak. Misalnya mengucapkan, "Selamat pagi anak papa, yuk bangun kita sarapan bareng. Melalui kata-kata sederhana seperti itu, anak akan lebih bersemangat menjalani harinya dan juga memberikan pengertian kepada anak bahwa Papanya setiap pagi harus pergi bekerja demi ia dan keluarga.Begitu pula saat anak akan tidur di malam hari. Jika pekerjaan Papa sudah selesai, cobalah luangkan waktu untuk mengantarkan si Kecil pergi ke tempat tidurnya. Sebelum tidur, Papa juga bisa membacakan dongeng atau saling bertukar cerita terkait kegiatan harian yang dilakukan. Jika ia melakukan sesuatu yang positif pada hari itu, jangan segan untuk memberikan apresiasi ya, Pa.

4. Pahami terlebih dahulu anak papa
Dalam mengasuh anak, tentunya tidak bisa disamaratakan, baik dengan anak tertua, maupun anak paling kecil. Untuk itu, yang perlu PapaBoonda lakukan dalam memberikan pengasuhan adalah dengan memahami anak terlebih dahulu sesuai rentang usianya. Untuk anak usia 0-10 tahun, orangtua harus memberikan perhatian lebih dengan aktif mengajak bicara sebagai bentuk stimulasi perkembangan mereka. Selain itu, coba untuk mendengarkan apa yang anak inginkan dan butuhkan. Dengan begitu, Papa menjadi lebih paham bagaimana caranya menyikapi si Kecil di tengah kesibukan kerja yang dijalani.

5. Luangkan waktu akhir pekan untuk anak
Ketika memasuki akhir pekan, pastikan Papa memiliki waktu yang cukup untuk dihabiskan bersama anak-anak. Cara ini bisa dimanfaatkan untuk mengganti waktu yang tidak dimiliki Papa selama jam kerja. Jadi saat akhir pekan tiba, pastikan Papa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan ajak anak untuk bermain bersama. Tak selalu keluar rumah, Papa Boonda bisa memanfaatkan apapun yang ada di rumah untuk dijadikan kegiatan seru bersama. Misalnya seperti masak atau menonton film bersama. Melalui beberapa cara di atas, diharapkan Papa akan tetap memiliki kedekatan yang baik dengan anak meski harus disibukan dengan pekerjaan. Jadi, pastikan waktu bersama si Kecil tidak terlewatkan ya, Pa.

Artikel oleh Ninda Anisya
Read more